februarykuuuu ☘
Sebulan berlalu, yaa tepat pada tanggal ini pada sebulan yang lalu di bulan penuh cinta dan bulan dimana aku di lahirkan.
Banyak hal yang aku lalui, rasakan bahkan dunia yang menurutku jauh dari ekspetasiku. Bulan dimana semuanya di mulai. Bulan dimana aku bisa merasakan apa itu perjuangan, mulai dari dunia kerja yang sesungguhnya, bulan dimana aku dimana aku berjuang untuk mendapatkan pekerjaan, serta bulan dimana aku bisa merasakan jantungku berdebar sangat kencang walaupun tak ada sosok di dekatku, ajaib, sangat ajaib. Bagaimana bisa aku merasakan letupan letupan di jantung sampai aku merasakan sakit, ngilu tepatnya.
Luar biasa, februarykuuuu ☘
Aku menyanyangimu,
Baru saja ditinggalkan kau beberapa hari nampaknya aku sudah sangat merindukanmu, selalu masih banyak sisa-sisa kenang yang amat terasa dan parahnya aku tidak bisa melupakan kejadian-kejadian yang ada di Februari ini, ah aku ini terlalu mendramatisir semuanya.
Biarlaaaah, memang ini adanya. Aku melaluinya dengan berbagai rasa.
Di sambut dengan banyak kebahagiaan di awalnya, di buat berjuang saat di tengah perjalanan, serta dibuat ingin menyerah lalu menangus sekencang-kencangnya pada perjalanan akhir. Sungguh, melalui ini sangat amat berat buatku.
Bagaimana tidak aku yang masih menikmati sambutan bahagia di awal bulan tiba-tiba berpisah begitu saja llu dipertemukan dengan saat ditengah perjalanan dengan harus banyak usaha keras, lalu di akhir aku meras lelah dan ingin menyerah.
Februari maafkan aku yang menjalinya seperti wanita sedang merasakan datang bulan hari pertama hehe
Terlalu nano nano.
Setelah sebulan kamu pergi meninggalkan aku, boleh aku sangat merindukanmu, Feb? Hehe Februari maksudku, aku egois yaa tidak mau merasakan kesusah payahan aku hanya terus mengingkan bahagia, ingin hal yang membuat hatiku merasakan bahagia dan nyaman, maaf.
Teruntuk Februari, terima kasih telah memberikan banyak warna dalam hidup ☘
Banyak hal yang aku lalui, rasakan bahkan dunia yang menurutku jauh dari ekspetasiku. Bulan dimana semuanya di mulai. Bulan dimana aku bisa merasakan apa itu perjuangan, mulai dari dunia kerja yang sesungguhnya, bulan dimana aku dimana aku berjuang untuk mendapatkan pekerjaan, serta bulan dimana aku bisa merasakan jantungku berdebar sangat kencang walaupun tak ada sosok di dekatku, ajaib, sangat ajaib. Bagaimana bisa aku merasakan letupan letupan di jantung sampai aku merasakan sakit, ngilu tepatnya.
Luar biasa, februarykuuuu ☘
Aku menyanyangimu,
Baru saja ditinggalkan kau beberapa hari nampaknya aku sudah sangat merindukanmu, selalu masih banyak sisa-sisa kenang yang amat terasa dan parahnya aku tidak bisa melupakan kejadian-kejadian yang ada di Februari ini, ah aku ini terlalu mendramatisir semuanya.
Biarlaaaah, memang ini adanya. Aku melaluinya dengan berbagai rasa.
Di sambut dengan banyak kebahagiaan di awalnya, di buat berjuang saat di tengah perjalanan, serta dibuat ingin menyerah lalu menangus sekencang-kencangnya pada perjalanan akhir. Sungguh, melalui ini sangat amat berat buatku.
Bagaimana tidak aku yang masih menikmati sambutan bahagia di awal bulan tiba-tiba berpisah begitu saja llu dipertemukan dengan saat ditengah perjalanan dengan harus banyak usaha keras, lalu di akhir aku meras lelah dan ingin menyerah.
Februari maafkan aku yang menjalinya seperti wanita sedang merasakan datang bulan hari pertama hehe
Terlalu nano nano.
Setelah sebulan kamu pergi meninggalkan aku, boleh aku sangat merindukanmu, Feb? Hehe Februari maksudku, aku egois yaa tidak mau merasakan kesusah payahan aku hanya terus mengingkan bahagia, ingin hal yang membuat hatiku merasakan bahagia dan nyaman, maaf.
Teruntuk Februari, terima kasih telah memberikan banyak warna dalam hidup ☘
Komentar
Posting Komentar