Memahami, menghargai profesi setiap orang
Pagi
di akhir pekan ini cukup membuatku sedikit bermalas-malasan untuk bangun, aku mengulur-ulur waktu di atas
kasur, padahal hari ini baru hari jumat belum memasuki weekend ah memang sangat menggiurkan untuk tetap berada di atas kasur hehe
Pagi tadi mama membangunkanku yang kurasa lebih pagi dari biasanya, entah apa motivasi mama.
Dannn
ternyata ketika aku menuju dapur rumah ada sepiring pisang goreng
wahaaa ma fav, hihi pantas saja mama buru-baru bangunkan aku katanya
"nanti kalau udah kelamaan dan dingin pisangnya gak terlalu enak"
baiqqqueee mama siap laksanakan.
sesaat
aku memakan potongan demi potongan pisang goreng aku tersadar betapa
berjasanya mamaku, yang sudah selalu bangun lebih awal dari semua orang
yang ada di rumah, memasak makanan untuk kami santap saat sarapan serta
untuk kebutuhan bekal anak-anaknya, sudah mencuci pakaian-pakaian yang
semalam kulihat masih bertumpukan, merapihkan menyapu dan mengepel
rumaaah. ah sungguh luar biasa seorang ibu itu. Belum lagi ditambah
merepotkannya aku yang selalu minta antar sebelum beangkat beraktifitas
serta adikku yang diantarkan menuju sekolahnya.
Pagi
ini aku menaikki bus menuju kota Jakarta, bus terasa dingin mungkin
akibat dari ac bus dan suasana pagi yang habis hujan semalam. Para
penumpang bus seperti biasanya padat, kondektur bus juga seperti biasa
memintakan ongkos kepada para penumpang seharusnya sudah tidak perlu di
minta tetapi penumpang memang harus langsung sadar dan membayarnya.
Kondektur bus pun sedikit berterika, menanyakan apa ada penumpang yang
belum membayar? namun tidak ada respon dari penumpang satupun (mungkin sudah semua membayarnya) hiii betapa tidak menyenangkannya tidak di
respon.
Aku menyadari betapa setiap pekerjaan
memang membutuhkan perjuangan, aku kembali mengingat-ingat seperti kurir pengantar
makanan di tempatku magang yang rela membeli makanan di penjual lalu
harus naik ke lantai 30 untuk mengantar makanan, abang tukang ojek yang
setia menunggu penumpang belum lagi kalau hujan datang mengguyur saat
sedang di perjalanan, para guru yang tak kenal lelah mengajar dan
membimbing anak murid.
seketika aku membayangkan bagaimana masa tuaku nanti? akan berada di posisi manakah aku?pelajarannya apapun profesi seseorang nanti tetap hargai karena kita belum tentu bisa menjalani keadaan tersebut.
seketika aku membayangkan bagaimana masa tuaku nanti? akan berada di posisi manakah aku?pelajarannya apapun profesi seseorang nanti tetap hargai karena kita belum tentu bisa menjalani keadaan tersebut.
Komentar
Posting Komentar